My 22 years old is exactly 2 months ago. It’s kinda pathetic. Being old is about 70% pathetic. The more i realize, because being old means you’re lacking of imagination.

Back then, saat usiaku masih kanak-kanak, cerita pendek pertama yang kutulis adalah saat aku berada di tahun kedua Sekolah Dasar. Tidak, bukan cerita tentang imajinasi bagaimana jika bumi diserang segerombolan makhluk aneh yang bentuknya seperti terong hijau - aku menulis tentang hidupku dan orang-orang disekitarku. Aku menulis tentang teman-temanku. Menulis tentang sekolahku. Menggunakan nama teman-temanku dalam tokoh fiksiku. Aku merombak kenyataan. Membuatnya menjadi sesuai dengan imajinasi yang anak berusia delapan tahun pikirkan.

Pada saat itu, aku bermimpi sekolah di Hogwarts. Ratusan kali berharap aku sebenarnya penyihir yang terjebak di dunia muggle. Aku sering membenci kakak perempuanku yang menyebalkan, namun juga setengah mati selalu meniru dan mengikutinya. Berharap Ayah Ibuku kaya raya dan bisa membelikanku rumah dengan kolam renang. Dalam sebuah kehidupan kecil yang sederhana, setelah aku dewasa aku menyadari kebahagiaan tidak datang dari kolam renang pribadi. Pada ulang tahunku yang ketujuh Ayah Ibuku memberiku kado sebuag jaket. Berwarna ungu muda dengan gambar Tweetty. Setelah melonjak kegirangan dan lupa pada mimpi kolam renang pribadi, setahun kemudian kadonya adalah kabar Ibuku hamil. Aku akan punya adik, aku akan segera pensiun menjadi anak bungsu yang sok jagoan.

Aku terus menulis. Aku terus bermimpi. Aku terus merombak kenyataan dengan tulisanku. Aku masih ingin menjadi penyihir, meskipun perlahan aku mulai lupa pada mimpi kolam renang pribadi. I’m quiet famous, teman-teman suka membaca ceritaku. Aku menghabiskan tiga hingga lima buku tulis bergaris tiga puluh delapan lembar setiap tahun, demi menulis cerita fiksi. Ibuku tidak pernah tahu aku mulai memberi bumbu kisah percintaan remaja seperti yang kulihat di telenovela dan sinetron.

Aku menyembunyikan buku tulis ceritaku. Khawatir kena razia guru. Teman-teman membantuku. Tentu saja, mereka tidak ingin kehilangan sumber hiburan. Tulisan tanganku semakin buruk. Semakin banyak diprotes. Namun aku terus berimajinasi. Bahkan ketika pup dan antri mandi. Aku menyusun ide untuk bahan tulisan selanjutnya. Sebelum tidur aku sering memikirkan menjadi adik Shinichi. Aku menulis cerita tentang Hogwarts. Tentang kota Beika. Tentang anak SD Kelas 5 yang terbang dengan baling-baling bambu. Tentang berangkat sekolah bersama Maruko-chan. Membayangkan jika cerita dalam Serial cantik benar-benar terjadi padaku.

Pada saat aku berhenti memikirkan cara menghitung integral dan proses titrasi yang menyebalkan, aku perlahan mulai berhenti menulis. Aku berhenti menulis imajinasi. Tidak, mungkin aku berhenti berimajinasi.

Told ya, being old is pathetic. My life is somehow just too real. Aku merindukan pikiran kanak-kanak bodoh yang memasang tensoplast di pipi bersih tanpa luka karena menganggap itu keren.

b1a4trans:

image

05. How Many Times (몇 번을):

The fifth track which is introduced by Sandeul -How. Many. Times-

Hello~ It’s Sandeul ^^

I’m usually the type to write out the lyrics by hand when I first receive a song before singing it in order to understand the lyrics…. But when I first heard ‘How Many…

b1a4trans:

image

04. Good Love:

Track 4, introduced by CNU!! *Good Love*

When I first received the guide from Jinyoung and listened to it, the loving feelings of a couple in love were strong, so I remember writing situations while thinking of dropping the girl off at her home after the date was finished….

b1a4trans:

image

03. Yesterday:

The 3rd track, ‘Yesterday’, introduced by Gongchan

Maybe it’s because of the feelings I had while recording this, but whenever I listen to this song, I want to date someone. The main guy and girl of this song seem to share a really fresh love, so I feel envious. ㅜ.ㅜ

A…

b1a4trans:

image

02. ‘What’s Going On’ (이게 무슨 일이야):

‘What’s Going On’, introduced by Jinyoung.

It’s a song where I tried out the combination of pop and hip-hop elements along with rocktronic sounds. When I first made the track, it had a strong rock influenced feel because it was created with electric…

b1a4trans:

image

01. Starlight’s Song (별빛의 노래):

Track #1: Introduced by Baro

*Starlight’s Song*

When the “Our hyung and my dongsaeng” (T/N: music producers) hyungs let us listen to the song, I think all the members fell for the dreamy guitar sound. When I listened to the end of the song with its unique…

130429 KIM HYUN JOONG @ ALUN ALUN KIDUL, YOGYAKARTA, INDONESIA FOR BAREFOOT FRIENDS FILMING 


Credit: @raraoctaf
Take out with full credit!  

130429 BAREFOOT FRIENDS CAST @ ALUN ALUN KIDUL YOGYAKARTA, INDONESIA FOR FILMING

Credit: @raraoctaf
Take out with full credit!

130429 UEE @ ALUN ALUN KIDUL YOGYAKARTA, INDONESIA FOR BAREFOOT FRIENDS FILMING

Credit: @raraoctaf
Take out with full credit!

130429 KIM BUMSOO @ ALUN ALUN KIDUL YOGYAKARTA, INDONESIA FOR BAREFOOT FRIENDS FILMING

Credit: @raraoctaf
Take out with full credit!